Pada kesempatan yang sama, seperti di kesempatan sebelumnya, Penjabat Wali Kota menyatakan tekadnya untuk menjadikan Kota Kupang sebagai salah satu kota terbersih di Indonesia dan bebas dari sampah plastik.
Untuk itu dia meminta dukungan dari para guru dan tenaga kependidikan se-Kota Kupang. Dia optimis dengan bergerak secara masif, melibatkan seluruh guru dan ASN se-Kota Kupang, Kota Kupang bisa jadi jauh lebih bersih.
Dia mengakui perilaku buang sampah sembarangan merupakan akibat dari karakter yang tidak terbentuk sejak kecil. Untuk itu dia menggelar lomba kebersihan dan keindahan mulai dari tingkat PAUD hingga SMP se-Kota Kupang, juga antar perangkat daerah, kecamatan dan kelurahan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si, mewakili seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menyampaikan terima kasih kepada Penjabat Wali Kota yang sudah berkenan menemui mereka semua.
Dia menuturkan, saat ini jumlah guru PNS pada PAUD, SD dan SMP se-Kota Kupang sebanyak 2.402 orang, guru non PNS sebanyak 3.992 orang, total guru sebanyak 6.394 orang. Sedangkan jumlah pegawai PNS pada PAUD, SD dan SMP se-Kota Kupang sebanyak 29 orang dan PTT sebanyak 472 orang. Sementara pegawai Dinas Pendidikan PNS berjumlah 68 orang dan PTT berjumlah 107 orang.
Dumul menambahkan, Kota Kupang saat ini memiliki 294 PAUD baik negeri maupun swasta, 157 SD. 62 SMP, 17 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 55 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), 1 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) serta 1 rumah pintar.







