Renungan Harian Jumat, 20 Juni 2025

bb49ee3cfe72b44b80dfe5de64178d55859a8565c96a60c16eda65689ba1b870.0

Bacaan I 2Korintus 11:18-21b-30
Mazmur Tanggapan: Mzm 34:2-3.4-5.6-7
Ref: “ALLAH melepaskan orang benar dari segala kesesakannya”

Injil Matius 6: 19-23
“Karena di mana hartamu berada, di situ pula hatimu berada”
Mat 6:21
(Ubi unum est thesaurus tuus, ibi est et cor tuum)

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kawan ku…
Tepatlah! Bukannya harta dunia tak penting! Bukan! Siapapun manusia, tentu, agar hidup layak, butuhkan barang duniawi.

Bagaimana pun, kawan ku…
Lihatlah dalam keseharian! Harta benda sepertinya bisa menyihir kita. Iya, bisa mempengaruhi sikap kita:
-Kita bisa menjadi orang dermawan bermurah hati. Tetapi kita juga bisa dirantai belenggu ketamakan, ingat diri, kegelisahan, yang bisa berujung pada macam-macam perilaku koruptif. “Aku mengambil atau mempertahankan apa yang bukan menjadi hak-ku.”

Kawan ku…
Mari kita hidup ‘seadanya dan secukupnya.’ Dari apa yang menjadi hak kita. Dan untuk itu maka tetaplah berusaha, berjuang dan bekerjalah sewajarnya, ‘yang tak rugikan diri sendiri pun memangkas hak orang lain atau bahkan mencemarkan Nama ALLAH’ (cf Amsal 30:7-9).

Kawan ku…
Ada lagi yang sepantasnya kita sikapi. Dijauhkanlah dari kita alam irihati jika kekayaan sesama jadi bertambah, ketika hartanya jadi berlipat-lipat. Semuanya sementara adanya. Barang fana. Tak dibawa mengikutinya hingga alam baka (cf Mazmur 49: 17-18).

Kawan ku…
YESUS, TUHAN, ingatkan kita untuk membuka lebar-lebar ‘mata kita.’ Agar tak suram sebagai ‘mata duniawi, mata fana, mata matre, melainkan sungguh sebagai:
-mata personal untuk hidup secukup dan sewajarnya..
-mata solider untuk tahu apa artinya berbagi dan melepaskan bagi sesama.
-mata nilai, mata akhirat yang utamakan keadilan, kemurahan hati. Iya, “mata harta surgawi dan di situlah ngengat dan karat tidak akan merusakkannya, dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya” (Mat 6:20)

Pos terkait