Renungan Harian Kamis, 7 Agustus 2025

bb49ee3cfe72b44b80dfe5de64178d55859a8565c96a60c16eda65689ba1b870.0

Bacaan I Bilangan 20: 1-13
Mazmur Tanggapan: Mzm 95:1-2.6-7.8-9
Ref: “Pada hari ini, kalau kamu mendengar suara TUHAN, janganlah bertegar hati”

Injil Matius 16: 13-23
“TUHAN, kiranya ALLAH menjauhkan hal itu. Hal itu sekali-kali tidak menimpa Engkau”
Matius 16:22
(Absit a te, Domine: non erit tibi hoc)

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kawan ku…
Mari kita lihat jauh ke dalam. Momotret ke dalam diri kita sendiri. Siapakah kita di hadapan TUHAN, pun di hadapan sesama di lintasan kembara kehidupan ini?

Kawan ku….
Banyak puja-puji publik menuju telinga kita: Berkemampuan, banyak talenta, serba bisa, daya nalar tajam. Dalam keadaan darurat kita diyakini bakal jadi pemecah kebuntuan ini dan itu.

Kawan ku…
Dengan segala litani kehebatan itu, tidak kah kita berdua gampang tergoda untuk jadi tenar? Lihatlah! Kita dikepung banyak puja-puji. Kalung dan gelang emas serta cincin berlian popularitas melingkar dan menempel di tubuh kita.

Kawan ku..
Tak ingatkah dulu itu, saat kita berdua, yang sebenarnya ‘belum ada apa-apanya, dan baru saja mulai, kita berdua ini malah sudah didaulat di panggung oleh orang sekampung sebagai: putra-putri terbaik….

Kawan ku…
Ternyata, ‘kita yang rasa diri hebat, pun diyakini tak tertimpa apa yang berat dan sulit, bisa saja telah hadapi hari-hari yang tak mudah dan tak pasti. Kita terkapar letih seperti tanpa daya dan dipenuhi rasa sesak di dada. Toh, ternyata kita bukanlah siapa-siapa ‘yang mesti terus saja dilambai-lambai sebagai pahlawan, superman atau superwoman.’ Tidak sama sekali!
YESUS tak mau dinilai sebagai pahlawan atau sebagai manusia sakti oleh kata-kata Petrus. “Bahwa hal itu sekali-kali tak menimpaNYA.”

Pos terkait