KABARNTT.ID– Ruang Student Center Politeknik Pertanian (Politani) Negeri Kupang, Kamis (7/8/2025), pagi ramai nian. Kursi-kursi biru terisi penuh dengan para mahasiswa/i. Hampir semua mengenakan jeket biru.
Di kursi deretan depan duduk berjejer para staf pengajar Politeknik Negeri Kupang. Setelah beberapa mata acara di antaranya tarian, lagu dan sambutan, bunyi sirene meraung.
Dengan itu Kompetisi Inovasi Teknologi (Inotek) 2 Bidang Pertanian Regional NTT resmi dibuka. Kompetisi itu melibatkan tak kurang 8 perguruan tinggi di NTT dengan 191 peserta.
Mereka bertarung memperlihatkan inovasi, aplikasi ilmu dan keterampilan yang mereka dapat di ruang kuliah. Ada 17 jenis lomba inovasi yang semuanya merupakan teknologi terapan yang bersentuhan langsung dengan denyut keseharian masyarakat. Yakni inovasi teknologi pertanian, karya tulis ilmiah, desain poster, okulasi tanaman, penyuluh pertanian, survei pemetaan, autocad, fillet ikan, teknik karkas ayam, formulasi pakan ternak, formulasi pakan ikan, packing benih ikan, handling ternak, pengambilan sampel darah unggas, teknik pembuatan bakso ikan, barista, sortasi biji kopi.
Ketua Panitia Kompetisi Inotek 2 Bidang Pertanian Regional NTT, Dr. Melkianus D. S. Randu, S.Pt, M.Si, secara persuasif dan meyakinkan menjelaskan pentingnya kompetisi ini.

Menurut Dedy, sapaan Melkianus, agenda tahunan ini bertujuan untuk mendorong semangat inovasi, kreativitas, serta kolaborasi antarmahasiswa dalam bidang pertanian dan teknologi terapan.







