Bacaan I Yesaya 61: 9-11
Seruan Tanggapan: 1Samuel 2: 1.4-5.6-7.8abcd
Ref: “Hatiku bersukacita karena Tuhan, Juru Selamatku”
Injil Lukas 2: 41 – 51
“Lalu Yesus pulang bersama-sama mereka ke Nazaret…”
Luk 2:51
(Et Iesus descendit cum eis, et venit Nazareth)
Kawan ku…
Mari kita renungkan kisah itu. Yusuf dan Maria, pasangan orangtua itu, membawa Yesus, Anak mereka, ke Yerusalem. Mungkinkah keduanya bermaksud agar sang Anak perlahan-lahan diakrabkan pada Bait ALLAH?
Dan, lihatlah Kawan ku..
Sang Anak bertahan dalam Bait ALLAH. Sebuah jarak mulai terbaca dan teralami. YESUS perlahan mendekatkan diri pada Rumah ALLAH. Dan di hadapan para pemimpin agama, IA mulai ‘bersoal jawab dalam kebenaran.’
Namun Kawan ku…
Ada rasa resah dan gelisah di hati Maria dan Yusuf. Dan adalah tugas mereka sebagai orangtua untuk mencari Anak itu. Untuk membawaNYA pulang ke Nazaret, ke kampung halaman. Iya, ke dalam rumah mereka sendiri.
Kawan ku…
Mari kita renungkan sesederhananya. Dalam semangat Maria dan Yusuf terhadap Yesus, Anak mereka. Sekiranya, sekian banyak keluarga Kristen arahkan perhatian anak-anak mereka ke ‘perkara Rumah Tuhan.’ Kepada hidup doa yang benar dan penuh dengan kesetiaan.
Kawan ku…
Di dalam Rumah TUHAN, anak-anak kita dipanggil untuk bertumbuh dalam iman – harapan dan Kasih; Di dalam rumah kita sendiri, semoga anak-anak kita bertumbuh dalam nilai-nilai Injil, dan berkembang dalam kebajikan-kebajikan hidup.
Verbo Dei Amorem Spiranti
Santa Perawan Maria,
Doakan kami
Tuhan memberkati
Amin







