Faktor lainnya dari segi nutrisi meliputi asupan makanan untuk si kecil yang tidak memadai, termasuk pemberian ASI yang belum optimal (non-eksklusif ASI) dan makanan pendamping ASI yang terbatas dalam kuantitas, kualitas dan variasinya.
Albert menguraikan beberapa cara penanggulangan stunting. Ibu hamil memperbaiki gizi dan kesehatan. Ibu hamil perlu mendapat makanan yang bergizi dalam jumlah yang cukup. “Apabila ibu mendapati berat badan yang berada di bawah normal atau kondisi Kurang Energi Kronis (KEK), maka ibu perlu diberikan asupan makanan tambahan. Setiap ibu hamil perlu mendapat tablet tambah darah, minimal 90 tablet selama masa kehamilan. Kesehatan ibu harus tetap dijaga agar ibu tidak mengalami sakit,” jelas Alber.
Sementara para bayi, jelas Alber, persalinan ditolong oleh bidan atau dokter terlatih. Begitu bayi lahir dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Bayi sampai dengan usia 6 bulan eksklusif diberi Air Susu Ibu (ASI) saja.
Hal lain, jelas Alber, pada bayi mulai usia 6 bulan selain ASI juga diberi Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Pemberian ASI terus dilakukan sampai bayi berumur 2 tahun atau lebih.Bayi dan anak memperoleh kapsul vitamin A, dan imunisasi dasar yang lengkap. (ias)







