Terima Vaksin Covid Pertama, Ini Kesan Kapolres Ende

ende kapolres terima vaksi

“Kondisi ini tentunya membutuhkan perhatian serius dan tegas dari kita dalam perjuangan bersama memutus mata rantai Covid-19,” ujar Djafar Achmad.

Karena itu Djafar meminta agar tidak saling menyalahkan namun ikut memberikan kontribusi pemikiran dalam mengatasi, menangani wabah Covid -19.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Mari kita berpegangan tangan bekerja bersama-sama sehingga Covid-19 ini cepat berlalu. Tentu semua kita mempunyai keinginan yang sama agar segera bebas dari Covid-19 sehingga berbagai sektor kehidupan seperti perekonomian, sosial, pendidikan dan sektor pariwisata kembali berjalan normal,” kata dia.

Vaksinasi yang dilaksanakan ini , tegas Djafar , merupakan upaya negara dalam mewujudkan keselamatan warganya dan hal ini telah diatur dalam konstitusi undang-undang Dasar RI 1945, bahwa selain teritorial harus dipertahankan maka perlindungan kepada warga merupakan sesuatu yang mutlak karena itu bagian dari kewajiban negara dalam melindungi seluruh warganya adalah kewajiban negara.

Untuk diketahui ada 13 pejabat yang menerima vaksin sinovac, namun hanya  4 orang yang berhasil diberikan vaksin, yakni Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana, Kajari Ende Romlan Robin,SH, Direktur RSUD Ende dr. Aries Dwi Lestari, RD Reginald Piperno.

Sementara itu, Sekda Ende, Agustinus Gadja Ngasu,Wakil Ketua I DPRD Ende, Ericos Emanuel Rede, Wakil Ketua II DPRD Ende, Didimus Toki, Dandim 1602/Ende Letkol Inf Nelson Paido Marpaung ,Kepala Loka Pom Ende Kamran Ismail Perwakilan tokoh muda dan tokoh masyarakat Yohanes Thomas Ire,  perwakilan IDI Kabupaten Ende dr. Baltazar Bimo Bisara, Perwakilan PPNI Ende Arkadius Dominggo, serta  Perwakilan BPJS Ende Gede Rima Jayadi tidak diberikan vaksin karena hipertensi dan  ada penyakit bawaan.

Pos terkait