Para siswa yang tidak bisa mengikuti ujian hari pertama ini, kata Ola, dijadwalkan akan mengikuti ujian susulan tanggal 18-21 Maret nanti.
“Terkait masalah ini kami mengharapkan perhatian khusus pemerintah untuk membantu sekolah, terutama pasokan jaringan internet ke wilayah sekolah agar tidak mengganggu kegiatan serta program sekolah dan program skala nasional lainnya yang menggunakan jaringan internet, baik itu untuk kepentingan asesmen maupun pembelajaran. Juga operasional sekolah yang membutuhkan internet,” kata Ola berharap.
Kesulitan jaringan internet ini, Oktober 2024 lalu, Abraham Ola menyurati dan meminta bantuan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid. Ola meminta bantuan pemasangan jaringan internet sekolah guna membantu ratusan siswa sekolah itu yang selalu kesulitan mengakses internet untuk kebutuhan pembelajaran.
Bersama para guru, orang tua dan siswa, Ola berharap permohonan mereka bisa dijawab Menkomdigi. (den)







