BPOLBF Mestinya Padu Langkah dengan Tuan Rumah

Mabar Labuan Bajo1 1

BOP/BOPLBF sudah lebih dua tahun hadir di Labuan Bajo. Hingga sejauh ini – sebagaimana dikeluhkan berbagai pihak – fungsi koordinatifnya pasif. Lebih terkesan mengambil alih pengelolaan pengembangan pariwisata di daerah. Mendukung mimpi besarnya: agar kawasan kawalannya menjadi destinasi super prioritas, mestinya BOP/BOPLBF tidak berjalan sendiri. Langkahnya harus padu dengan pemerintah daerah sebagai tuan rumahnya. Tambahannya, mungkin BOP/BOPLBF perlu mulai mempertimbangkan pendirian universitas khusus bidang pariwisata di Labuan Bajo, sebagaimana pernah disarankan Ansel Jebarus, sebelumnya.  (*)

Frans Sarong, jurnalis senior, Wakil Ketua DPD I Golkar NTT

Pos terkait