Harus ditegaskan bahwa pluralitas di NTT hanya dapat diatur dan dikelola oleh lembaga yang memang memiliki roh pluralis. Dengan demikian Golkar sebagai salah satu organisasi politik berada di jalur itu. Partai Golkar NTT telah banyak berperan dalam menjaga kerukunan demi terciptanya integrasi dalam masyarakat.
Pekerjaan menjaga persatuan bukanlah perkara mudah. Partai Golkar berhasil menciptakan suasana harmonis dalam masyarakat untuk melewati berbagai rintangan dan dinamika politik yang dinamis. Kerja demikian belum tentu bisa dilakukan semua partai. Fakta banyaknya partai yang berkonflik bisa dibuka di Indonesia.
Berkaitan dengan semangat persatuan yang diusung Partai Golkar, kemajemukan dalam masyarakat tentu rentan akan terjadinya konflik jika tidak dikelola dengan cerdas. Pembangunan menjadi terhambat jika politik bergejolak tanpa henti. Kehadiran Partai Golkar dalam memelihara integrasi di tengah multikulturalisme NTT harus dilihat sebagai idealitas yang terus membumi. Keputusan dan program kerja dengan semangat utama menjaga persatuan diimplementasikan partai dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat NTT. Hal tersebut tentu perlahan-lahan menghapus akar konflik yang memecah-belah persatuan.
Sebagai bukti bahwa Partai Golkar berhasil memelihara integritas di tengah keberagaman dapat dilihat dari dinamika pemilihan Ketua DPD 1 Partai Golkar NTT periode 2020-2025. Sebagaimana dikutip FloresPos.co.id (2/3/2020), Emanuel Melkiades Laka Lena terpilih lagi secara aklamasi sebagai Ketua DPD 1 Partai Golkar NTT periode 2020-2025 dalam forum Musyawarah Daerah (Musda) Golkar X di Kupang, Senin (2/3/2020) malam.





