Oleh Fabianus Boli Uran
Geliat perayaan demokrasi, Pemilu serentak tahun 2024 semakin kuat. Setiap tahapan telah dan sedang dikerjakan oleh KPU RI dan jajarannya di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Saat ini KPU melalui KPU Kabupaten/Kota siap melakukan perekrutan badan adhock pemilu yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih ), dan di tahun 2024 akan merekrut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum ( PKPU) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Badan Adhock Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. PKPU ini dalam turun teknisnya yakni Juknis Nomor 476 Tahun 2022.
Dalam rangka menggaungkan pesan tentang pentingnya badan adhock demi terselenggaranya pemilihan umum dan pilkada serentak tahun 2024, penulis menghadirkan sebuah refleksi singkat tentang peran para pelayan.
Banyak literatur berbicara tentang peran yang sangat penting dari seorang pelayan bagi tuannya. Sebuah ruangan pesta yang tertata rapih, hidangan menu makanan yang lezat, dekorasi yang indah, dan hal–hal pendukung lainya ada karena ada orang-orang di balik layar yang kerja dengan penuh dedikasi, penuh komitmen.
Ibu-Ibu yang bergelut dengan panasnya api saat memasak makanan, gadis-gadis cantik bergelut dengan piring-piring kotor, pemuda-pemuda tampan bergerak cepat mengumpulkan sampah di tenda pesta, semuanya memainkan peran dengan penuh sukacita. Mereka adalah pelayan. Kadang peran mereka diabaikan.





