Sebagai penatalayan demokrasi bukan saja mengerjakan apa yang ditugaskan tetapi harus memahami dengan baik dan benar essensi setiap regulasi dan arah kebijakan. Darinya setiap penatalayan terus belajar menegaskan komitmen dan integritas diri sehingga mereka menjadi pewarta kabar gembira, kabar sukacita yang tidak gagap berbicara tentang kepemiluan, tetang demokrasi.
Pada sisi lain lewo, desa, kecamatan dalam mendukung setiap calon yang maju sebagai panitia adhock juga punya peran besar. Mendorong setiap peserta untuk maju adalah bentuk dukungan. Membantu menyebarkan informasi pengumuman perekrutan hendaknya dimaknai sebagai suara panggilan dari lewo, desa, kecamatan yang terus hadir memberikan dukungan bagi setiap generasi pejuang demokrasi.
Ata Dike, orang baik penatalayan demokrasi tidak terbentuk karena momentum perekrutan saja tetapi dari momentum perekrutan panitia adhock ini, setiap pelamar dipanggil untuk sebuah tugas perutusan. Banyak yang dipanggil sedikit yang terpilih, banyak yang melamar, jumlah yang terpilih hanya sesuai tuntutan regulasi.
Sebagai calon penatalayan demokrasi, selamat berjuang dan pada akhirya ketika saudara terpilih biarkan koda ini terus menginspirasimu “Kami hanyalah pelayan yang melakukan apa yang harus kami lakukan” sebagai bentuk komitmen, bentuk ekspresi iman atas Rahmat yang Tuhan berikan. (*)
Penulis, Komisioner KPU Flores Timur





