Tak Semestinya Tetap di Sini…

Kons Beo5
(satu perenungan adventus: menanti Tuhan yang peduli)

‘PERAHU dunia’ tetap tergoncang oleh berbagai ‘badai dan taufan’ kekerasan dan penindasan. Perang dan berbagai konflik tak pernah surut. Tekanan dan berbagai aksi intoleran tetap menderu. Inilah wajah dunia penuh darah dan air mata mencekam. Inilah dunia kita yang terluka.

SEMUANYA terluka karena kerapuhan kualitas relasi antar manusia, dan oleh karena ketamakan dalam cara berpikir dan bertindak demi diri dan kelompok sendiri. Di situlah manusia saling mempelototi dalam pergulatan persaingan yang kasar dan kejam. Dan kata serta sikap ketidakpedulian lalu jadi alam kusut yang menggumpal dan membeku di hati.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

SEBAB itulah, para murid Tuhan, Gereja, kita semua, mesti bersegeralah bertolak ke seberang. Untuk berani hadapi apapun kenyataan yang tak menentu….

Sebab…

DUNIA masih terluka! Ada sekian banyak orang yang terborgol saat hak-hak hidup mereka dicengkram dan dipreteli. Ada sekian banyak orang yang ‘tercabut dari akar kehidupan yang layak dan sepantasnya.’

Masih ada sekian banyak orang yang terluka karena suara-suara profetik dan injili yang mereka kumandang telah diredam dan diberangus oleh tekanan penguasa.

DI SAAT dunia yang terluka ini berteriak minta tolong, pantas kah kita, Gereja, mesti terlelap dalam keasyikan tidur?

DALAM semangat Yesus, kita tetap menjadi Gereja yang terjaga. Yang selalu memiliki harapan dalam Tuhan. Ada dalam penyerahan di dalam DIA. Dan bakal menjadi harapan untuk situasi baru! Iya, keadaan dunia, apa yang dialami kini, yakinlah bakal berubah dalam keyakinan iman akan Yesus.

Pos terkait