Jeriko menambahkan bahwa pernyataan tertulis dukungan DPD dan 22 DPC se-NTT terhadap kepemimpinan Ketua Umum AHY telah dikirim ke DPP.
Menurutunya, hingga saat ini DPD terus memantau pergerakan oknum-oknum pendukung GPK-PD di wilayah NTT. Oleh sebab itu DPD menginstruksikan dengan tegas kepada para ketua DPC agar jangan berkompromi dalam bentuk apapun dengan gerakan GPK-PD, termasuk mendorong pengurus atau mantan pengurus untuk menandatangani dukungan atas nama DPC karena iming-iming uang yang banyak.
Selain beberapa penegasan tersebut, Jeriko juga meminta kepada semua Ketua DPC dan semua anggota Fraksi Demokrat agar selalu waspada dan proaktif memonitor serta melaporkan pergerakan oknum-oknum kaki-tangan GPK-PD di wilayahnya.
Sehubungan dengan itu, dalam Rapimda ini Ketua-ketua DPC diberi kesempatan untuk menyatakan komitmen dukungan dan loyalitas kepada Ketua Umum AHY, serta secara singkat menyampaikan hasil pantauan terhadap pergerakan oknum pendukung GPK-PD di wilayahnya.
Dalam pernyataan sikap tersebut, 22 DPC Kabupaten/Kota menyatakan kebulatan tekad untuk tetap solid, komit, dan loyal mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat hasil Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, tanggal 15 Maret 2020. (den)







