Gabung di Golkar, Kader Muda Seperti Berada di Kapal Induk

dikpol dan kebijakan publik 2021

KUPANG kabarntt.id—Tiga hari mendapat pembekalan dan ilmu politik dan kebijakan publik, para peserta Pendidikan Politik (Dikpol)  dan Kebijakan Publik memberi apresiasi tinggi kepada Partai Golkar.

Para peserta Dikpol yang digelar Golkar Institute itu berjumlah 60 orang dari seluruh NTT. Umur mereka di bawah 40 tahun. Kecuali 5 orang dari luar, 55 orang adalah kader Golkar.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dikpol  dan Kebijakan Publik ini digelar Golkar Institute  di T-More Hotel Kupang, Selasa-Kamis (7-9/12/2021).

Para pemateri adalah orang-orang yang ahli di bidangnya masing-masing, baik dari Jakarta, juga dua pemateri dari Kupang, yakni Dr. Rudi Rohi dan P. Yulius Yasinto, SVD, M.Sc. Para peserta semakin berbunga-bunga ketika bisa bertatap muka langsung dengan Dr. Ir. Akbar Tandjung, sesepuh Golkar, yang sangat terkenal sebagai aktivis mahasiswa saat pergolakan tahun 1966.

 

mabar suhardin ndung
Suhardin Ndung (kanan) foto bersama Sekretaris Golkar NTT, Dr. Inche Sayuna

Nama Akbar Tandjung memang lengket dan lekat di nubari para mahasiswa yang  juga nyaris identk  dengan aktivis. Tak heran, para peserta  bersorak bernyanyi ketika Akbar Tandjung memasuki ruangan acara, Rabu (8/12/2021).

Legenda hidup Partai Golkar ini mengupas tuntas sejarah dan nilai-nilai perjuangan Partai Golkar. Mantan Menteri, mantan Ketua DPR RI ini mengupas tandas bagaimana perjalanan Partai Golkar hingga sekarang. Dia juga  memberikan motivasi dan spirit bagi kaum milenial bagaimana menjadi seorang pemimpin yang berkompeten dan juga dicintai rakyatnya.

Beberapa peserta seperti Suhardin Ndung, Vian Kewohon, Ema Tukan dan Eduard Lorenfasius mengaku bangga bisa menjadi peserta di ajang pendidikan penjenjangan level paling tinggi di Partai Golkar ini.

Suhardin Ndung, peserta dai Manggarai Barat, sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada DPP, DPD I dan DPD Partai Golkar Manggarai Barat yang sudah mempercayakan kaum milenial mendapat pendidikan dasar dan mengetahui lebih dalam bagaimana berpolitik dengan baik dan bagaimana meyakinkan masyarakat dalam karya.

“Saya juga sangat bangga mendapat kesempatan ini, apalagi Dikpol ini dihadiri langsung oleh senior politik Partai Golkar yakni Bapak Akbar Tandjung. Moment ini sangat berkesan, Bapak Akbar langsung membawakan materi bagaimana perjalanan Golkar dulu hingga kini, dan apa yang dilakukan kader-milenial untuk tetap mempertahankan Partai Golkar,” kata Ndung.

Ndung mengakui kehadiran Akbar Tandjung adalah momen paling berharga yang bisa mereka dapatkan. “Bapak Akbar memberikan kiat, spirit dan semangat bagi kami kaum milenial bagaimana menjadi pemimpin masa depan,” kata Ndung.

“Terima tak terhingga Bapak Akbar. Hanya nama dan lihat lewat telivisi, namun bertatap muka dan memberikan spirit bagi kami dan juga semangat serta bagaimana kami harus menjadi pemimpin yang baik dalam mementingkan kepentingan rakyat,” ungkapnya terkagum-kagum.

Eman Tukan dan Vian Kewohon dari Flores Timur juga senada dengan Ndung,  Dua kader milenial Golkar Flores Timur ini berbangga luar biasa bisa bertatap wajah dengan tokoh idola kalangan mahasiswa, Akbar Tandjung.

Pos terkait