Oleh Pater John Naben, SVD
Dunia kita dewasa ini ditandai dengan berbagai macam perkembangan dan perubahan. Apa yang dahulu tidak dibayangkan, sekarang menjadi kenyataan. Yang dulu mungkin dipandang aneh, sekarang menjadi biasa. Yang dulu dianggap tabu, sekarang dipromosikan. Dahulu kala, jalan kaki satu hari untuk mencapai tujuan menjadi hal yang sangat biasa. Sekarang, kalau masih ada yang jalan kaki, dianggap aneh bahkan gila.
Sebagaimana pada setiap minggu I Prapaskah, bacaan-bacaan yang disodorkan kepada umat Katolik ialah tentang godaan-godaan yang mesti dihadapi oleh Yesus Tuhan kita (bdk. Mat. 4:1-11; Mrk. 1:12-13; Luk. 4:1-13). Godaan bisa juga disebut test. Test berasal dari bahasa Latin: testum. Dalam bahasa Inggris disebut testing. Sedangkan dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) kata testing ini memiliki dua arti: Pertama, pengujian atau percobaan untuk mengetahui tingkat kemampuan (pengetahuan, keterampilan seseorang); Kedua, pencobaan atau pengujian sesuatu untuk mengetahui mutunya (nilainya, susunannya, kekuatannya, dan sebagainya)
Seseorang perlu diuji ulang, kalau mau menjadi pegawai, atau mau masuk dalam kampus tertentu harus melalui proses seleksi. Orang yang ikut testing itu mudah mendapatkan ijazah. Tetapi pada masa sekarang ini, ijazah saja belum cukup, masih perlu ditest lagi; diuji lagi untuk menjadi pegawai, guru atau karyawan dalam sebuah perusahaan.
Kata godaan itu sendiri, sebenarnya lebih merujuk kepada satu ajakan untuk melakukan sesuatu yang buruk; yang salah; yang dosa; yang tidak benar; yang merugikan; yang mengecewakan. Godaan yang dialami Yesus mengandung arti satu ujian; atau mungkin kata ujian ini kurang dimengerti maka kata yang biasa ialah test. Test dalam konteks pencobaan Yesus mengandung arti satu tindakan atau kegiatan yang dilakukan untuk menguji kemampuan, daya tahan, kesetiaan Yesus kepada kehendak Bapa-Nya. Atau secara singkat, dapat dikatakan bahwa dalam godaan yang dihadapi oleh Yesus ini, Dia dicoba apakah Dia tetap setia pada tugas yang diserahkan Bapa kepada-Nya atau tidak.







