Bacaan I Keluaran 12:37 – 42
Mazmur Tanggapan: Mzm 136:1.23-24.10-12.13-15
Ref: “Kekal abadi kasih setiaNYA”
Injil Matius 12: 14 – 21
“Sekali peristiwa orang-orang Farisi bersekongkol untuk membunuh Yesus”
Mat 12:14
(Exeuntes autem Pharisaei, consilium faciebant adversus Iesum, quomodo perderent eum)
Kawan ku….
Jangan bilang bahwa kita berdua ini luput dari persengkongkolan kelam. Bahwa kita berdua bebas dari ‘kerjasama dalam membunuh orang lain.’
Memanglah, kawan ku…
Bahwa kita tak membunuh secara fisik, dengan tangan dan kaki kita. Tetapi, marilah kita jujur bahwa kita berdua telah terseret dalam pikiran buruk. Dan lalu dipintal dalam rencana atau strategi maut untuk menghancurkan sesama. Dan itu terutama lewat senjata maut lidah kita (cf Yakobus 3).
Kawan ku…
Camkanlah! Kita berdua, dan juga bersama yang lain, yang sepaham dan sejalan, telah bersekongkol untuk ‘membunuh sesama.’ Dan itu semua kita gencarkan dalam fitnah, pencemaran nama baik, dalam hasutan atau propaganda sesat.
Kawan ku….
Bagaimanapun, kiranya kita masih punya harapan dalam kebersamaan kita ini. Cukuplah kita berbenah bahwa ‘duduk-duduk kita berdua, pun dengan para bestie lainnya, bukanlah satu kongsi atau solidaritas beracun, yang berkecenderungan untuk mengasingkan dan mendepak yang lain! Sangat menyedihkanlah sekiranya kita hanya bersekongkol untuk lumpuhkan dan ‘matikan’ gerak kehidupan orang lain demi hidupkan cita-cita dan kepentingan sendiri.
Kawan ku…
Akhirnya! Ganti ‘kebiasaan kita dalam persekongkolan miring dan maut, mari kita memoles kekitaan kita sebagai satu kebersamaan cerah ceria. Yang memberi kekuatan dan harapan bagi sesama. Satu tautan kehendak hati yang baik di antara kita. Demi sejuk dan indahnya jalan kehidupan sesama-sesama kita.
Dan marilah kita tetap memandang Yesus, TUHAN dan GURU kita sebagai Sumber dan Inspirasi Kehidupan…







