KEFAMENANU KABARNTT.ID — Seorang warga Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), bernama Paulus Oki, menjadi korban penembakan dalam bentrokan antara warga Indonesia dan warga Timor Leste dari Distrik Oecusse, yang terjadi di wilayah perbatasan kedua negara.
Akibat luka tembak yang dideritanya, Paulus Oki dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, Senin (25/8/2025), sekitar pukul 14.00 WITA. Korban sebelumnya sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Inbate sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD dengan pengawalan ketat aparat TNI dan Kepolisian.
Menurut keterangan Paulus kepada wartawan di RSUD, insiden terjadi ketika ketegangan antara dua kelompok warga memuncak hingga berujung aksi saling lempar batu. Dalam situasi tersebut, tiba-tiba terdengar suara tembakan dan ia terkena dua peluru. satu di bahu kanan dan satu lagi di bagian atas bahu.
“Saya tidak tahu pasti siapa yang menembak, tapi saya yakin tembakan itu berasal dari arah warga Timor Leste yang ada di lokasi. Saat itu juga saya melihat ada beberapa anggota polisi Timor Leste (Sipol) yang membawa senjata,” ungkap Paulus dari ruang perawatan.
Ia menambahkan bahwa jarak antara kedua kelompok saat itu sangat dekat, dan ketegangan meningkat cepat hingga suasana menjadi tidak terkendali.
“Kami berdiri tidak terlalu jauh. Tiba-tiba ada tembakan, dan saya langsung tumbang karena peluru mengenai bahu saya,” ujarnya.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait siapa pelaku penembakan dan bagaimana kronologi lengkap kejadian. Aparat keamanan dari kedua negara diharapkan segera melakukan investigasi dan menenangkan situasi di wilayah perbatasan yang kerap memanas. (siu)







