Pulang dari Kebun, Adik Tebas Kakak Kandung

manggarai pembunuhan

RUTENG kabarntt.id— Yohanes Waur (16 tahun), seorang remaja asal Kampung Wudi, Desa Wudi, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, menebas kakak kandungnya, Fransiskus Sales Jermat (18 tahun),  dengan sebilah parang Jumat (22/01/2021).

Kapolsek Cibal, Iptu Heribertus D.E. Edot, dalam keterangan persnya mengatakan, Yohanes dan Fransiskus adalah dua bersaudara kandung.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kejadian bermula usai Yohanes yang memikul padi dari kebun ke rumah beristirahat sejenak di rumah. Sambil beristirahat dia mengambil carger handphonenya mengecas handphonenya.

Yohanes biasa membantu orangtuanya mengangkat padi dari kebun.

Pada saat bersamaan ketika Yohanes tiba di rumah, dia bertemu dengan kakaknya, Fransiskus.

Tidak lama kemudian, Fransiskus meminjam alat charger tapi tidak diberikan Yohanse, karena Yohanes ingin mengecas handphonenya.

“Pada saat pelaku sedang mengecas handphonenya, korban menyuruhnya memasak nasi. Namun pelaku menjawab kalau dirinya masih lelah setelah memikul padi dari kebun,” terang Heribertus.

Tidak terima dengan respon adiknya, Fransiskus mendekati pelaku, kemudian merampas alat charger  secara paksa sambil mengumpat adiknya dalam  bahasa Manggarai “Ho’o keta di haeng’m hau laku” (saatnya saya mendapat engkau), sambil mencekik leher pelaku,” tutur Heribertus.

Tidak terima perlakuan itu, Yohanes menyergah, “Jangan, sebelum kepala saya ini dipengaruhi oleh setan.”

Sang kakak, Fransiskus, tidak menghiraukan adiknya. Dia terus mencekik pelaku, bahkan membenturkan kepala pelaku ke dinding rumah.

Pos terkait