KUPANG kabarntt.id—Untuk memastikan seluruh proses penerimaan, penyaluran bantuan serta penanganan korban bencana dan pendataan data-data korban, Komisi V DPRD NTT melakukan kunjungan ke Posko BNPB Provinsi NTT yang dipusatkan di Gedung Aula El Tari Kupang., Senin (26/4/2021).
Anggota Komisi V DPRD NTT yang berkunjung ke Posko BNPB itu antara lain Yunus Takandewa (Ketua Komisi V) Wakil Ketua Ir. H. Mohamad Ansor Orang, beserta anggota komisi Kristinen Samiyati Pati dan Dolvianus Kolo.
Ketua Posko BNPB NTT, Isyak Nuka, dalam laporannya menjelaskan kepada Komisi V bantuan berupa uang yang terkumpul di posko dan masih ada di BNPB mencapai Rp 4 miliar lebih dan belum disalurkan.
Tentang data korban, kata Isyak, data by name by address korban bencana yang sudah diterima BNPB Provinsi baru 3 kabupaten yang sudah final, yakni Kota Kupang, Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Sabu Rai Jua. Sementara kabupaten lain belum ada laporan final.
Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Ir. H. Mohamad Ansor Orang, menghimbau kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah di setiap kabupaten yang belum memasukkan data final korban bencana agar segera merekap data korban secara jelas dan detail sehingga tidak ada data masyarakat yang tertinggal.
“Ini memang perlu pendataan yang jelas dan detail sehingga masyarakat terdampak tidak ada yang diabaikan. Harus diprioritaskan masyarakat yang benar-benar berhak mendapatkan bantuan,” tegas Ansor.
Pendataan korban bencana seroja sudah ditutup pada tanggal 14 April secara online.







