Budaya Tunbaba Tampil Perdana di Karnaval Miomaffo Timur

20250815 141813

Sorak sorai penonton dan tepuk tangan mengiringi setiap penampilan, menambah semarak suasana karnaval. Momen ini menjadi ajang nostalgia bagi para orang tua, sekaligus pembelajaran langsung bagi generasi muda tentang identitas budaya mereka.

Camat Miomaffo Timur, Yustinus Binsasi, yang hadir memantau jalannya karnaval, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki arti yang lebih dalam daripada sekadar perayaan HUT RI.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Yang pertama tentu untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia. Tapi yang lebih mulia adalah memperkenalkan budaya Miomaffo Timur, khususnya budaya orang Tunbaba, kepada masyarakat Kabupaten TTU dan dunia luar,” ungkapnya.

Menurut Yustinus, selama ini peringatan HUT RI di Miomaffo Timur identik dengan pawai obor pada malam hari. Tahun ini, pihaknya mengambil langkah berbeda dengan menghadirkan karnaval budaya. Perubahan ini, katanya, bukan semata-mata untuk mencari sensasi, tetapi sebagai strategi promosi budaya yang lebih efektif.

“Ini bukan soal mau pamer atau gaya-gayaan. Ini soal eksistensi. Kami ingin dunia tahu bahwa masyarakat Tunbaba masih ada dan budayanya tetap hidup,” tegasnya.

Selain menjadi ajang hiburan dan tontonan, Yustinus berharap karnaval budaya ini menjadi momentum membangkitkan semangat generasi muda untuk mencintai, melestarikan, dan mengembangkan kebudayaan daerah.

“Kalau kita sendiri tidak menjaga dan mempromosikan budaya kita, siapa lagi? Karnaval ini adalah panggung pertama, dan saya yakin langkah kecil ini akan membawa dampak besar di masa depan,” katanya penuh optimisme.

Pos terkait