“Kalau kami tidak masuk kerja, laporan program tidak bisa dikirim secara online. Jadi kami tetap aktif agar pelayanan masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.
Meski berstatus magang, pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan tetap memberikan dukungan berupa biaya operasional untuk kegiatan lapangan seperti kunjungan rumah, posyandu, dan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Semua bukti administrasi seperti kwitansi dan surat keterangan aktif bekerja ada dan bisa ditunjukkan jika diperlukan,” tambahnya.
Venidora menutup dengan menegaskan komitmen untuk terus melayani masyarakat di wilayah perbatasan meski dalam status magang.
“Yang penting bagi kami, masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Kami siap memberikan bukti dan terus bekerja dengan tanggung jawab,” pungkasnya. (siu)







