KEFAMENANU KABARNTT.ID — Aksi penyerangan berdarah terjadi di Desa Amol, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (13/10/2025) malam.
Seorang pria bernama Landelinus Kuabib diduga menyerang empat orang warga menggunakan parang dalam kondisi mabuk. Akibat kejadian itu, tiga orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 22.10 WITA di Dusun Usapi Toko, RT 03/RW 03, Desa Amol.
Korban tewas masing-masing berinisial KNM (perempuan), BK (perempuan), dan MO (perempuan), seorang anak di bawah umur yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
Sementara satu korban lainnya, LK (perempuan), kini menjalani perawatan intensif di RSUD Kefamenanu.
Ketiga jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit yang sama untuk menjalani visum et repertum oleh tim medis.
“Belum ada keterangan resmi mengenai motif pelaku. Namun berdasarkan informasi awal, pelaku diketahui dalam keadaan mabuk,” kata Kapolres TTU AKBP Eliana Papote melalui Kasubsi PIDM Humas Polres TTU Ipda Markus Wilco Mitang, Selasa (14/10/2025).
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pelaku dan telah memintai keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. (siu)






