Gong Ditabuh, Program Inovasi Fase 3 di TTU Resmi Diluncurkan

IMG 20250430 145918

“Diagnosis yang tajam akan membantu kita melihat kenyataan di lapangan secara objektif. Kita harus tahu apakah kebijakan benar-benar sampai ke sekolah, dan sejauh mana keterlibatan orang tua, komunitas, hingga dunia usaha dalam mendukung pendidikan,” ungkap Kuabib mengutip sambutan Bupati Falentinus.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kolaborasi dalam perencanaan pendidikan menjadi kunci menciptakan sistem yang adaptif dan berkelanjutan. Tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi seluruh aktor pendidikan perlu merasa memiliki dan bertanggung jawab atas masa depan anak-anak di TTU.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Provincial Manager Program Inovasi NTT, Hieronimus Sugi, menjelaskan bahwa kemitraan bilateral antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Republik Indonesia melalui Program Inovasi merupakan respons atas rendahnya capaian Indonesia dalam hasil pengukuran belajar internasional seperti PISA.

“Program ini mulai bergulir sejak 2016 dan kini memasuki fase ketiga. Fokusnya adalah memperkuat keterampilan dasar anak seperti literasi dan numerasi yang menjadi landasan untuk jenjang pendidikan berikutnya,” jelas Hieronimus.

Kabupaten TTU menjadi salah satu dari lima kabupaten yang direkomendasikan Pemerintah Provinsi NTT untuk mengikuti program ini. Program akan berlangsung hingga 2027, dan jika dinilai efektif, bisa dilanjutkan hingga 2031.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU, Beato Yosep Frent Omenu, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada TTU.

Ia menegaskan, pelaksanaan program akan menyentuh langsung para pelaku pendidikan di lapangan.

Pos terkait