KAYD III 2025 Hadirkan Maskot “Unu Sang Peziarah”, Ini Maknanya

IMG 20250915 085800

Kaki yang melangkah dengan sepatu yang berlumur lumpur dan jejak kaki yang tertinggal

Kaki yang melangkah dengan sepatu yang berlumur lumpur dan jejak kaki yang tertinggal merupakan simbol perjalanan orang Muda yang melalui badai kehidupan yang sulit dan panjang. Di dalam perjalanan ini, ada kerendahan hati (humility – humus), pengampunan dan belas kasih dari Tuhan bagi orang Muda. Warna hijau pada sepatu melambangkan harapan. Bahwa kaki yang melangkah menuju Tuhan membawa harapan perjumpaan yang menyelamatkan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dengan mangambil inspirasi dari Maskot Tahun Yubileum 2025 (Luce and friends), yang dipakai sebagai kampanye Gereja pada tahun yubileum 2025 untuk menyerukan Iman, Harapan dan Kesatuan. Orang Muda Keuskupan Atambua (Unu bersama Fetof Naof, Olif Tataf) menyerukan pula hal yang sama dalam realitas hidup dan budayanya.
Orang muda diajak untuk menjadi Promotor Pengharapan di tengah
kegelisahan, keputusasan dan ketimpangan hidup bersama. Karena masa depan bergantung pada semangat Orang Muda. Orang muda adalah kebahagiaan dan harapan Gereja dan dunia, (Spes non Confundit, art. 12).

Kegiatan Keuskupan Atambua Youth Day (KAYD) 2025 akan berlangsung hari ini, 15 September hingga 19 September 2025 mendatang. (siu)

Pos terkait