Keluarga Katolik: Tiang-Tiang Dasar Gereja, Umat Allah

ilustrasi keluarga katolik

Juga kewibawaan spiritual tampak dalam pemahaman yang kokoh akan ajaran-ajaran pokok Gereja berkenaan dengan iman Katolik, misalnya iman kepada Trinitas, apa itu iman-harapan-kasih, keunggulan devosi kepada St Perawan Maria.

  1. Kewibawaan Moral (kebajikan)

 Dalam Keluarga Katolik disarikan dan dihayati kebajikan-kebajikan (virtus) unggulan. Agar para anggotanya, terutama belajar menjadi sensitif akan nilai-nilai dasar moral kristiani. Kasih, sukacita, kebenaran, damai, pengampunan, kerjasama, solidaritas, keterbukaan terhadap yang lain, kejujuran, belaskasih, kesabaran, kesetiaan, kesederhanaan, dan kerendahan hati.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Karena itu pendidikan nilai mesti menjadi syarat dasar. Orangtua dalam rumah tangga punya tanggung jawab besar dalam mendidik anak-anak, mewariskan nilai-nilai itu serta terutama menjadi teladan dalam kesaksian.

  1. Kewibawaan Pastoral (aspek penggembalaan)

 Aspek ini amat bersentuhan dengan visi-misi-komitmen Keluarga Katolik. Itulah yang dimaksud dengan keluarga yang orientatif, yang memiliki arah perjalanan menuju cita-cita! Janji perkawinan, misalnya, tidak hanya merupakan satu proklamasi: Mulai hari ini sebagai istri atau suami saya….!!! Tetapi hal ini terlebih berkenaan dengan orientasi untuk bagaimana harus menjadi suami atau istri hingga akhirnya. Atau sebagai orangtua bagi anak-anak: di mana dan bagaimana pegangan orientatif sebagai orangtua?

Secara praktis mau dikatakan bahwa: suami adalah gembala dari istri! Istri adalah gembala suami! Suami dan istri sebagai orangtua adalah gembala bagi anak-anak…

Pos terkait