Penkase Jadi Titik Penanaman Serentak 1 Juta Pohon di Indonesia

IMG 20250115 WA0007 scaled

Ia juga memaparkan peran hutan sebagai fungsi cadangan pangan. “Kita bisa memaksimalkan fungsi hutan juga dengan menanam padi gogo yang memiliki potensi 1 ha dapat memproduksi 3,5 ton beras ataupun juga untuk menanam sorgum yang sangat berpotensi pada lahan kering,” paparnya.

“Selain itu juga pohon aren yang 1 Ha lahannya dapat memproduksi 24.000 ton bahan bakar alternatif, kemudian tanaman-tanaman lain yang mampu menjaga ketersediaan air tanah. Inilah yang kita sebut hutan sebagai cadangan pangan, energi dan air,” tegasnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sementara itu, Pj. Gubernur NTT, Dr. Andriko N. Susanto, mengungkapkan kegiatan penanaman pohon serentak ini juga sejalan dengan langkah konkrit Pemerintah Provinsi NTT yang juga telah mengambil kebijakan dengan menerbitkan Surat Edaran tentang “Gerakan Hijau Sejuk Nusa Tenggara Timur Ku”.

Gerakan ini dimaksudkan membangkitkan rasa kepedulian dan kebersamaan kita semua untuk bumi yang lebih sehat, dengan tujuan agar NTT Bisa, NTT Maju, NTT Sejahtera,” kata Pj. Gubernur.

“Sasaran dari Gerakan Hijau Sejuk Nusa Tenggara Timur Ku, yaitu: 1) seluruh elemen masyarakat NTT, 2) Ruang Terbuka Hijau (RTH), catchment area (daerah tangkapan air/sumber air), lahan terbuka lainnya, dan 3) menciptakan NTT yang hijau, sejuk dan elok dipandang,” jelas Andriko.

“Karena itu, saya mengajak dan menghimbau kepada semua elemen masyarakat agar berkontribusi nyata dalam Gerakan Hijau Sejuk Nusa Tenggara Timur Ku melalui penanaman dan merawat tanam (pohon). Kami juga terus mendorong Kelompok Masyarakat Peduli Mata Air (KOMPAIR) agar mampu mengelola dan memanfaatkan sumber daya air secara bijak bagi kehidupan makhluk di bumi ini,” tambahnya. (sipers adpim ntt)

Pos terkait