OELAMASI kabarntt.id— Kopdit Swasti Sari mengambil bagian penting mendukung pemerintah untuk memperbaiki ekonomi masyarakat di NTT. Terbukti dari sisi ekonomi anggota sudah sangat merasakan hadirnya Kopdit Swasti Sari di tengah masyarakat. Juga mengambil bagian dalam mengentaskan balita stunting di NTT.
Saat ini Kopdi Swasti Sari juga mengambil bagian dalam membantu warga mendapatkan jaringan listrik seperti meteran dari PLN. Hal ini dilakukan agar warga juga menikmati penerangan yang layak dan memberikan kemudahan bagi sekolah untuk belajar dan usaha-usaha lain yang membutuhkan tenaga listrik.
Seperti yang akan dilakukan di Fatuleu Barat tepatnya di Desa Tuakau di Kabupaten Kupang. Di desa ini warga belum mendapatkan jaringan listrik terkendala meteran.
Karena biaya meteran dan pemasangan cukup mahal, maka Kopdit Swasti Sari mengambil inisiatif memberikan pinjaman kredit untuk pemasangan meteran tersebut. Tak pelak, masyarakat sangat mengapresiasi inisiatif dan bantuan dari Kopdit Swasti Sari tersebut, mengingat mereka merupakan petani.
General Manager Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan, Rabu (22/2/2023) dalam memberikan pemahaman tentang bantuan meteran listrik lewat pinjaman kredit.
Kopdit Swasti Sari akan sangat membuka diri untuk membantu anggota untuk mendapatkan penerangan dari PLN.
“Kami hadir untuk membantu dan mendukung kesejahteraan anggota, sehingga kami akan membantu dalam pemasangan jaringan meteran listrik. Dan yang pasti hanya kepada anggota Swasti Sari, sehingga warga yang mau dibantu untuk pemasangan meteran lewat pinjaman kredit ya harus jadi anggota dulu,” kata Sason.
“Kami lembaga simpan. Jadi kalau bapa-ibu mau pasang meteran Kari kopdit Swasti Sari harus jadi anggota dulu, sehingga bapa-mama bisa bayar angsuran sesuai dengan pinjaman yang sangat meringankan bapa-ibu,” imbuh Sason.
Menurut Sason, Kopdit Swasti Sari merawat anggotanya sampai mati. Lembaga ini merupakan milik anggota, milik orang-orang kecil yang hanya pake sarung dan yang tidak pake sendal, sehingga Kopdit Swasti Sari ini hadir untuk membantu anggota apalagi dari hal penerangan.
“Kami sudah lakukan ini juga di Sumba Timur di tahun 2022 lalu dan anggota kami sudah menikmati terang dan juga di beberapa wilayah di Kabupaten Kupang dan saat ini kami akan bantu warga di sini, namun dengan kesepakatan yang jelas sesuai dengan aturan dari Kopdit Swasti Sari,” tegas Sason.
Untuk diketahui, Kopdit Swasti Sari akan menyiapkan anggaran mencapai Rp.1 miliar lebih untuk membantu masyarakat dengan pinjaman kredit untuk pemasangan meteran warga.
Salah satu warga Tuakau, Jhon Lasena, sangat mengapresiasi inisiatif Kopdit Swasti Sari dalam membantu warga disini untuk pemasangan meteran, karena pemasangan meteran sangat membutuhkan biaya yang cukup mahal bagi kami yang merupakan petani.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi yang tinggi karena bapa pimpinan Kopdit Swasti Sari bisa datang di sini dan berkunjung secara langsung dan bisa mengetahui kebutuhan kami. Kami juga ingin menikmati terang bapa dan kami akan sangat berterima kasih dengan bantuan ini dan kami akan memenuhi persyaratan dari koperasi dan selancar mungkin membayar angsuran sesuai dengan aturan dari koperasi ini”, jelasnya.
Hadir dalam sosialisasi tersebut, GM Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan, Wakil Katua II DPRD Kabupaten Kupang, Yohanis Mase, Manager Swasti Sari Cabang Oesao, Kepala Desa Tuakau, tokoh masyarakat dan warga Tuakau. (np)







