Penjabat Gubernur NTT Gubernur Dorong Tingkatkan Produksi Pertanian Padi di TTS

IMG 20241201 WA0016

Penjabat Bupati TTS, Seperius Edison Sipa, dalam laporannya menyampaikan bahwa lahan pertanian di Kabupaten TTS memiliki jenis lahan basah sebesar 10.339 ha, dengan lahan fungsional sebesar 7.540 Ha sisa 2.799 Ha. Sedangkan lahan kering dengan lahan potensi sebesar 207,528 Ha dengan lahan fungsional 147.390 Ha sisa 60.138 Ha dengan total keseluruhan potensial lahan basah dan lahan kering 217,867 Ha dengan total fungsional lahan basah dan kering sebesar 154,930 Ha dengan sisa 62,937 Ha.

Terkait modal usaha untuk para paetani di kawasan persawahan Bena, Pemkab TTS terus mendorong kelompok tani/petani padi di persawahan Desa Bena untuk memanfaatkan Kredit Mikro Merdeka dari Bank NTT untuk mendukung pembiayaan pertanian.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Terkait menjaga stabilitas harga jual beras petani dan penyerapan beras petani, Pemkab TTS juga telah melakukan komunikasi dengan Perum Bulog wilayah TTS terkait pembelian beras petani untuk kualitas beras medium dan premium dengan harga sesuai peraturan Badan Pangan Nasional yakni Rp 11.000/kg hingga Rp 12.000/kg. Selain itu Pemerintah Daerah juga mendukung dan mendorong upaya teknis peningkatan mutu beras petani khususnya di persawahan Bena dengan target produksi beras dengan membuat Branddit beras “NONA BENA” yang bila tidak terkendala beberapa minggu ke depan sudah bisa di launching penyaluran/penjualannya,” ungkap Penjabat Bupati TTS.

Ia pun menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten TTS juga menyiapkan surat penegasan terkait dengan pemanfaatan lumbung pangan yang telah dibangun di masing-masing wilayah TTS guna menyediakan cadangan Pangan Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi kekurangan pangan saat bencana tak terduga.

Pos terkait