4M Jadi Habitus Baru Lawan Covid-19

Sumtim ficer1

Di NTT dampak di sektor ekonomi akibat hantanam corona sudah  nyata dan terjadi.  Di Maumere, misalnya, keluarga yang kehilangan pendapatan tanpa sungkan ke Rumah Jabatan Bupati Sikka meminta beras.

sumtim partoli covid 1
Aparat keamanan mencegat pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan masker

Di Kota Kupang sopir taksi mogok karena perusahaan mesti memikirkan skema pekerjaan guna bisa bertahan. Pedagang makanan keliling yang saban hari mangkal di sekolah-sekolah sudah lama tinggal di rumah karena kehilangan lahan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Di sektor pendidikan juga sama. Sekolah-sekolah ditutup. Tempat ibadat ditutup.  Guru dan murid berinteraksi melalui daring. Mahasiswa kuliah secara virtual. Ibadat di rumah-rumah ibadat mulanya ditutup, kemudian dibuka lagi dengan pengawalan ketat.

Inilah gambaran sekadarnya tentang efek, akibat dan dampak yang ditimbulkan oleh virus maut ini.

Menghadapi virus laknat ini, semua elemen, semua pihak bersatu menyusun langkah nyata melawan, menghentikan  penyebarannya. Semua negara melakukan lock down, merefocussing anggaran, terlibat dalam penelitian, memproduksi kebutuhan seperti masker, hand sanitiser dan sebagainya.

Di Kabupaten Sumba Timur, semangat melawan Covid-19 juga nyata terlihat. Staf pemerintah kabupaten, dari kantor bupati hingga ke aparat desa terlibat aktif memerangi virus ini.

Semua upaya pencegahan bermuara pada 4M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun. Di mana-mana 4M selalu disuarakan, disosialisasi dan diminta menjadi bagian dari laku hidup setiap hari.

Pos terkait