Tujuh wakil rakyat NTT di DPR RI ini punya kapasitas, kompetensi dan terutama punya jaringan kuat di pusat kekuasaan. Apalagi ketujuhnya datang dari partai di Koalisi Indonesia Maju (KIM), koalisi yang menghantar Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memegang kepemimpinan di republik ini.
Konfigurasi 7 kursi berbanding 6 kursi di dua paket lain ini sangat, sekali lagi sangat, penting digarisbawahi apa makna dan manfaatnya untuk NTT lima tahun ke depan. Dengan kekuatan tujuh kursi di DPR RI, apalagi partai pengusung dan pendukung Prabowo-Gibran, para wakil rakyat dari NTT ini dapat dengan mudah melobi, memperjuangkan, dan membawa proyek-proyek pembangunan dan juga dana-dana non APBN untuk kepentingan NTT.
Jika struktur ‘APBD NTT sekitar 85 persen datang dari transferan pusat, maka kita butuh dana-dana di luar APBN untuk kepentingan dan kemajuan NTT. Nah, di sinilah letak kuatnya jaringan ke pusat kekuasaan, manfaatnya kehadiran wakil rakyat di DPR RI, relasi yang luas dengan pengusaha papan atas untuk berinvestasi di NTT.
Kemudahan ini sangat terbuka dan bakal dimanfaatkan sebesar-besarnya 7 wakil rakyat kita di Senayan. Dalam pertemuan kekeluargaan di Parle Resto, Senayan, Jakarta, Rabu (4/9/2024) malam, ketujuh wakil rakyat ini sudah bulat menyatakan tekad mendukung dan pasang badan untuk kemenangan Melki-Johni demi kemajuan NTT.
Melchias Markus Mekeng, yang hadir di Parle Resto malam itu, tegas dalam sikapnya. Wakil rakyat NTT yang kembali terpilih untuk periode kelima di DPR RI ini, tidak sekadar siap mendukung pemerintahan Melki-Johni.







