PBVSI Matim Mekar di Ujung Gersang

IMG 20250901 WA0035

Oleh Kanis Lina Bana

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Cabang Manggarai Timur akhirnya terbentuk setelah vakum beberapa tahun. Terbentuknya organisasi olahraga ini lahir dari keprihatinan dan tanggung jawab moral agar lesunya dunia olahraga di Manggarai Timur mulai dihidupkan lagi. Organisasi ini juga menjadi media penjaringan dan penyaringan minat bakat masyarakat setempat agar bisa berkompetisi di level yang lebih tinggi.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

10Hari itu, di saat gerimis tipis menyusup pori-pori tubuh. Matahari sudah tenggelam. Gerimis belum mau pamit seakan-akan sedang mencatat kegelisahan, Crisanto Enggong dan Maria Yosefina Daima. Dua sosok ini memiliki kompetensi di bidang olahraga voli. Pasutri ini sedari awal bergelut dengan olahraga ini. Yang satu atlit sudah melanglang buana di beberapa arena pentas pertandingan. Yang satunya wasit berlisensi B.

Kegelisahan keduanya sudah sampai ubun-ubun. Maklumlah PBVSI yang menjadi payung kegiatan olahraga voli tak jua terbentuk. Rencana terbentuk hanya sebatas hasrat. Entah apa persoalannya, rumput yang bergoyang pun enggan memberi jawaban. Sementara potensi dan sumber daya cukup tersedia. Mau jadi apa saja tersedia. Pelatih, wasit , atlit ada semua.Persoalannya lembaga agar ruang gerak teroganisir dengan baik.

Maka di ujung waktu, Juli 2025 lalu di rumah pasutri, Cristanto-Maria berkumpul beberapa orang yang berminat di bidang olahraga. Duduk membentuk meja bundar. Di saat itulah rancang bangun strategi dan kiat pembentukan PBVSI Manggarai Timur dirancang. Tugas berikutnya konsultasi PBVS Propinsi NTT agar mimpi PBVSI Cabang Manggarai Timur bisa terbentuk. Meski bulir-bulir sanksi menggurat, sebab organisasi yang namanya olahraga di Manggarai Timur selalu bermasalah. Masalahnya sudah laten. Di bidang sepak bola, misalnya-sekadar contoh, ada pengrus yang mati-matian sampai pensiun mau jadi pengurus.

Pos terkait