Jika ada pergantian pengurus selalu “diskenariokan” agar pengurus lama tidak lengser. Tetap bertengger dalam jajaran pengurus yang straategis. Entah ada apa yang menyebabkan hal itu terjadi, hanya mereka yang berkubang di organisasi tersebut yang bisa tahu. Sementara hampir setiap tahun gelontor anggaran untuk pembinaan olahraga tak sedikit. Apakah balance dengan prestasi olahraga di Manggarai Timur? Semuanya ompong melompong. Benarlah kata orang Jepang ikan busuk mulai dari kepalanya.

Atas dasar itulah PBVSI Manggarai Timur didesain agar jajaran pengurusnya berjiwa sehat, bersih, tahu diri, sadar diri, dan ukur diri. Dan itu terlihat dalam seluruh proses dan personil-personil yang dijagokan jadi pengurus.
Titik star, niat baik itu sudah rakit dan rekat, lalu dilakukan lobi-lobi dan konsultasi dengan PBVSI Propinsi terus dilakukan. Hasilnya dalam tempo sesingkat-singkatnya, PBVSI Manggarai Timur terbentuk. Mengapa urusan ini begitu singkat? Jawabanya adalah niat baik, spirit, dan kapasitas dialog sehingga yang sulit bagi banyak orang cerdik pandai menjadi enteng di mata orang-orang tepat.
Karena itu melalui SK No. 01.023/Skep/Pengprov-PBVSI NTT/ VIII/ 2025, PBVSI Propinsi NTT mengesahkan kepengurusan PBVSI Manggarai Timur periode 2025-2029. SK yang ditandangani Ketua Umum PBVSI NTT, Winston Neil Rondo, S.Pt, menetapkan Ketua Umum PBVSI Manggarai Timur, Salesius Medi, S.Ip, Wakil Ketua Umum, Drs. Basilius Teto dan Pelaksana Harian, Konstantinus Everson Rada, S.Pd, Sekretaris Yosef Valdus, S.Pd dan Bendahara, Dortiani I Ngolong, SP.







