KABARNTT.ID—“Semoga tidak sebatas ini saja. Jadikan peristiwa hari ini sebagai momentum sejarah, spirit bersama. Teruslah menghasilkan karya-karya bermutu. Yang sudah dimulai hari ini, hendaknya menjadi obor untuk menerangi sesama guru-guru lain di Manggarai Timur. Soal akomodasi percetakan, pemerintah tidak nonton. Pemerintah siap memberi yang terbaik. Selalu siap, kapan saja jika dibutuhkan”.
Demikian simpul energi yang mengalir dari, Ketua DPRD Matim, Sales Medi, dan Kadis PPO Manggarai Timur, Vinsen Tala. Mereka datang untuk mengikuti dan memberi apresiasi kegiatan bedah dan launching buku bertajuk, “Model-Model Strategi Pembelajaran” karya guru-guru SMP Negeri 5 Borong. Buku setebal 203 halaman ini dibedah dua pembicara. Yakni, Heribertus M Moscati, S.Pd-pembicara pertama dan Fransiskus Jemadi, M.Pd-pembicara kedua dengan moderator Angelina Melan, S.Pd.

Meski berbeda kesempatan berbicara di sela-sela kegiatan ilmiah tersebut, namun nuansanya tetap sama. Petinggi di Matim ini memberi aplaus dan dukungan positip. Pemerintah daerah melalui dinas terkait akan memberi perhatian khusus terkait kegiatan ilmiah seperti ini. Sebab kompetensi guru menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Manggarai Timur.
Karena itu, untuk sesuatu yang baik, pemerintah siap memberi suport. Siap dukung. Sebab apa yang terjadi hari ini, Senin (8/9/2025) adalah mutiara nan abadi. Bahwa guru tidak hanya sebatas mengajar di kelas, bukan hanya mencontohkan hal-hal positip untuk anak didik, melainkan refleksi kritis ilmiah, melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan itu menjadi ruang atret sekaligus spirit baru untuk menemukan cara terbaik demi mendukung perkembangan pengetahuan siswa-siswinya.







