Diskusi Buku Model Pembelajaran Guru SMPN 5 Borong : Semoga Tidak Sebatas Ini Saja

IMG 20250908 WA00131
Sekda Matim, Boni Hasudungan, menerima kepok dalam acara launching dan bedah buku

Non Multa Set Multum

Sekretaris Daerah (Sekda) Manggarai Timur, Boni Hasudungan, menyatakan apresiasi luar biasa terhadap produk intelektual guru-guru SMP Negeri 5 Borong. Sebab produk tersebut termasuk sesuatu yang langka di Manggarai Timur. Bahkan menjadi sekolah pertama yang menghasilkan karya ilmiah berbentuk buku.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dia mengakui, menulis tidak lahir begitu saja. Tetapi butuh kebiasaan terus menerus dari membaca. Membaca menjadi deposito pengetahuan yang kemudian dapat dituangkan lewat bahasa tulisan. Karena itu karya spektakuler yang dihasilkan guru-guru di SMP Negeri 5 Borong harus menjadi spirit bersama agar sekolah lain bisa mencontohinya. Hal ini menjadi tugas dan tanggung jawab Dinas PPO Matim untuk mengajak, mendorong dan merangsang guru-guru di sekolah-seolah lain untuk mencontohi teladan baik dan beradab dari SMP Negeri 5 Borong ini.

IMG 20250908 WA00131
Sekda Matim, Boni Hasudungan, menerima kepok dalam acara launching dan bedah buku

Sebagai karya intelektual, tegas Bonis Hasudungan, harus di apresiasi secara tepat. Sebagaimana diingatkan, Gaius Plinius Secundus- seorang penulis Romawi, lewat ungkapan bernas cerdas bermutu,” non multa sed multum. Bukan banyaknya, tetapi mutu. Meski jumlah cetakan amat terbatas, tetapi mengandung bobot ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan dan diimplemnetasikan oleh guru-guru dalam menerapkan model pembelajaran di kelas. Karena itu buku ini harus ditempatkan dengan nilai jual yang tepat. Nilai jual, lanjutnya, ditentukan oleh mutu tulisan, kemasan dan ditempatkan pada tempat yang tepat.

Pos terkait