
Syukurlah di tubuh PBVSI, semuanya serba telanjang. Tak ada dusta. Mungkin karena kepengurusannya didominasi oknum-oknum yang sudah berumur. Usia mapan.
“Mesin tua” sehingga tidak repot banyak. Yang penting jalani roda organisasi secara baik. Bikin sesuatu yang berguna untuk masyarakat banyak. Biar ada ruang hiburan. Benarlah penegasan Ketua Umum PBVSI Manggarai Timur, Sales Medi, organisasi ini bukan ruang cari uang, tapi medan pelayanan untuk memayungi minat bakat generasi muda Manggarai Timur di bidang olahraga bola voli.
Karena itu, sedari awal. Bermula dari kasak-kusuk beberapa orang yang berminat di bidang bola voli. Diskusi seperlunya. Tidak ada perdebatan sengit. Apalagi diplomasi bertele-tele hingga larut malam. Tidak ada. Semuanya mengalir saja bagai sungai Wae Bhobho. Lurus, pelan, dan pasti.
Beruntung berurusan dengan PBVSI NTT tak butuh waktu lama. Serba cepat. Dalam tempo sesingkat-singkatnya, terbentuklah PBVSI Manggarai Timur. Bukan hanya terbentuk, tetapi langsung tancap gas. Tidak ada rem-rem lagi. Karena itu pengurus PBVSI sepakat untuk gelar kompetisi bola voli putra-putri Matim Cup I menyongsong HUT Kabupaten Manggarai Timur ke-18, tanggal 23 November 2025 lalu.
Menyongsong rencana tersebut, Ketua PBVSI, Sales Medi, tidak berjanji muluk-muluk. Katanya, tidak penting saya sebagai apa di tubuh PBVSI, melainkan saya buat apa untuk PBVSI. Karena yang utama dan terpenting adalah organisasi PBVSI Manggarai Timur hidup. Buat sesuatu yang indah untuk putra-putri Manggarai Timur. Itulah hal utamanya. Kehadiran PBVSI untuk menjembatani sekaligus memberi ruang bagi generasi muda yang berminat di bidang olahraga bola voli untuk berekspresi. Maka gagasan Matim Cup I, menyongsong HUT Kabupaten Manggarai Timur adalah kreasi yang tepat. Ruang inovasi bagi generasi muda untuk menyatakan eksistensinya.







