Tiga pendasaran inilah alasan mengapa kompetisi sekelas HUT Matim Cup I bersifat khusus untuk masyarakat Manggarai Timur.Pendasaran ini pula tergambar jelas selama pertandingan berlangsung. Peserta menaati apa yang disyaratkan panitia dan PBVSI Manggarai Timur. Termasuk memperlihatkan kapasitas dan kemampuan olahraga di bidang bola voli. Mereka menampilkan skill pertandingan yang luar biasa. Menghibur dan memanjakan mata penonton. Bukan hanya atlet muda yang bergairah dan berjaya selama pertandingan berlangsung, pemain yang sudah “turun mesin” ulang-ulang pun tidak kala gesit dan lentur. Liar dan heboh.
Tidaklah mengherankan sejak sore hingga pertandingan selesai di larut malam tak ada penonton yang meninggalkan lapangan lebih awal. Mereka setia menyaksikan semua pementasan tersebut. Sebab semuanya terhibur. Terpukau dengan perayaan pentas minat bakat putra-putri Manggarai Timur di lapangan bola voli.
Tak pelak, panitia di tubuh PBVSI ada yang fans mati-matian dengan atlet-atlet yang ada itu. Diam-diam foto bersama pemain favoritnya. Yang tua tidak mau kalah saing dengan yang muda. Bahkan yang tua jauh lebih gesit. Usia boleh tua, selera tetap milenial. He.he..
Secara keseluruhan panitia PBVSI Manggarai Timur berhasil menghadirkan sisi lain perayaan kehidupan bersesama di Manggarai Timur. HUT Kabupaten Manggarai Timur menyuguhkan makna yang berjiwa bagi masyarakatnya. Ribuan penonton selalu hadir. Apalagi pentas final. Sangat heboh. Tua muda, anak-anak melonjak kegirangan.







