“Kami secara pasti melakukan isolasi kepada seluruh warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, dengan tujuan agar tidak menyebar secara luas di Kabupaten Sumba Timur,” serunya.
Menurutnya, semenjak kasus awal yakni kasus 035 dan kasus 036, pihaknya langsung melakukan trecing kontak secara mendalam dan detail pada semua masyarakat, baik itu yang ada di sekitaran Kota Waingapu, Kambera dan bahkan wilayah di luar kota. Prinsipnya adalah yang memiliki kontak erat dengan yang terkonfirmasi positif.
“Kami akan terus melakukan trecing kontak, sepanjang kami menggali dan mendapatkan informasi di setiap warga yang kontak langsung, maka kami melakukan langkah-langkah sesuai dengan protap protokol kesehatan,” imbuhnya.
Untuk diketahui, jumlah sampel swab yang sudah diambil tiga hari berturut-turut dari masyarakat dan dari berbagai wilayah seperti Pahunga Lodu, Kambata, Katala dan wilayah-wilayah yang dipastikan pernah melakukan kontak dengan klaster Pilkada, selain Kota Waingapu dan Kambera, mencapai 283 sampel swab dan sudah dikirim melalui penerbangan Nam Air ke Kupang.
Pihaknya tak henti-henti menghimbau seluruh masyarakat Sumba Timur agar selalu menerapkan 4M secara ketat. Dan jika pernah melakukan kontak dengan pasien kasus Covid-19 agar segera menghubungi posko-posko terdekat agar mendapat penanganan sehingga tidak menjadi penyebar virus kepada keluarga bahkan masyarakat luas.
“Mari kita bergandengan tangan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ini, dengan kesadaran penuh, penerapan 4M secara ketat. Hal ini juga melindungi orang-orang yang kita cintai,” himbaunya. (np)







