Ke depan, kata Hugo, belalang harus diubah dari hama jadi komoditas. “Balitbang pertanian harus meneliti kandungan gizi dan nutrisi belalang ini sebagai alternatif pangan, atau setidaknya untuk bahan pakan ternak,” kata Hugo.
Hugo menegaskan, hama belalang tidak boleh dilihat sebagai soal kecil dan dianggap sepele.
“Ada ancaman serius terhadap Program Nasional Food Estate, Program Provinsi NTT TJPS (tanam jagung panen sapi) dan rencana pembangunan pabrik pakan ternak di Sumteng tahun 2021. Bahkan juga ada ancaman serius bagi ketahanan pangan di empat kabupaten di Pulau Sumba,” kata Hugo.
Dari informasi yang didapatnya, kata Hugo, belalang sudah mulai migrasi ke Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.
“Karena sudah lintas kabupaten, maka Pemprov NTT harus turun tangan, baik untuk koordinasi maupun tindakan eksekusi langsung. Gubernur dapat menggunakan pos belanja dana tidak terduga untuk kondisi darurat,” kata Hugo. (den)







