- Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu, KPM, dan PKK Desa untuk mendampingi dan mendukung ibu dan pengasuh bayi dan bayi dalam meningkatkan praktik optimum PMBA khususnya Pemberian Makanan Pendamping ASI melalui EMO-DEMO.
- Meningkatkan kapasitas kader posyandu untuk melaksanakan Emo Demo di Posyandu.
- Meningkatkan peran tokoh agama dalam penyebaran pesan utama Emo Demo.
Tidak lupa Setiawan memberikan apresiasi kepada Pemda TTU dan kader-kader atas kerja sama dan dukungan untuk program BISA.
“Terima kasih kepada Pemda TTU, khususnya Dinas Kesehatan yang selalu mendukung kegiatan ini. Kita juga mengapresiasi karena banyak model yang selama ini sudah dilakukan kader posyandu, semoga ini membawa perubahan dan membantu pemerintah TTU untuk mengurangi atau mencegah stunting,” kata Setiawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan TTU, Thomas Laka, kepada wartawan usai membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada lembaga yang telah berperan aktif untuk mencegah stunting.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada lembaga Save the Children dan Nutrition International yang melalui Program BISA sudah menginisiasi untuk melakukan kegiatan pelatihan EMO DEMO untuk sasaran ini dengan tujuan menurunkan stunting di TTU. Ini kegiatan-kegiatan yang sangat baik. Kita patut memberikan apresiasi dan kita mendukung,” kata Laka.
Laka melanjutkan, “Stunting ini bukan persoalan orang kesehatan tapi ini persoalan kita masyarakat TTU. Masing-masing kita harus berperan untuk menurunkan stunting.” (siu)







