“Kita pastikan mudik aman dan sehat,” tegas Mukhson.
Disinggung terkait jumlah personil yang akan dikerahkan untuk PAM Idul Futri, Mukhson menjelaskan, akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi arus mudik yang ada. Namun, yang tetap diwaspadai adalah di wilayah perbatasan termaksud wilayah pelabuhan Wini untuk memonitor keluar masuk orang maupun barang.
Selaku penanggung jawab keamanan di wilayah kabupaten perbatasan dengan negara antara RI-RDTL, Mukhson mengharapkan perayaan Idul Fitri 1443 H di Kabupaten TTU dapat berjalan aman dan sehat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
“Apa yang menjadi perintah dari pusat harus dipatuhi. Masyarakat harus tetap mempedomani Prokes agar bisa terhindar dari bahaya Covid-19,” pungkas Mukhson.
Apel yang dilaksanakan di lapangan apel Mapolres TTU itu dihadiri oleh Kapolres TTU bersama para pejabat utama Polres TTU, Ketua DPRD TTU, Hendrikus F. Bana, SH, perwakilan Kodim 1618/TTU, Ketua MUI Kabupaten TTU, Ketua PBNU Kabupaten TTU, Pengurus Masjid Se-Kota Kefamenanu, Kalak BPBD TTU, Kasat Pol PP TTU, Kadis Perhubungan dan Perwakilan Jasaraharja. (siu)







