KEFAMENANU kabarntt.id—Program Better Investment for Stunting Alleviation (BISA), Senin (25/7/2022), bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar rapat koordinasi.
Rapat koordinasi antara Tim Program BISA bersama Pemkab TTU digelar dalam rangka melakukan evaluasi tentang upaya penurunan angka stunting di Kabupaten TTU.
Kepada awak media, Prima Setiawan Ketua Program BISA, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemkab TTU atas sambutan yang mereka terima selama kurang lebih 2 tahun di TTU.
Dijelaskan Prima, menghadapkan program yang sudah didesain dan didiskusikan dengan pemerintah pusat, Bappenas, Kementerian Kesehatan dan BKKBN yang tentu disesuaikan dengan kondisi masyarakat TTU dengan karakter yang berbeda dengan daerah lain di Indonesia.
“Kami berterima kasih kepada Pemkab TTU yang bersama-sama merencanakan dan mendesain ulang pendekatan-pendekatannya sehingga diterima oleh semua pihak,” kata Prima.
Dikatakan Prima, Program BISA ini akan terus berlanjut di Kabupaten TTU hingga bulan April 2024.
Prima berharap Pemerintah TTU dapat mengambil hal-hal yang telah dibuat oleh program BISA, seperti kolaborasi-kolaborasi yang telah dilakukan, contoh-contoh yang baik di desa, Puskesmas, SMP maupun SMA dalam bentuk pemberian pelatihan.
“Hal-hal yang telah dicontohkan oleh BISA silahkan diadopsi. Kami siap untuk membantu menyiapkan modul, pelatih yang bagus dan berkualitas, membagikan poster maupun video pendukung yang dapat digunakan untuk melakukan replikasi ke desa-desa atau sekolah lain yang belum kami jangkau,” ucap Prima.







