Gubernur Viktor berjanji akan menyiapkan alat rontok, benih, pupuk, mekanisasi (alat tanam, panen dan rontok) secara bertahap sebagai bentuk perhatian dari pemerintah pusat dan provinsi.
Selain itu VBL juga berjanji akan mengirim alat pengering jagung 2 unit untuk SBD.
“Kendala yang dihadapi sekarang ini, dunia akan menghadapi musim lapar. Sudah ada 60 negara gagal. Oleh karena itu kita harus bekerja keras agar kasus musim lapar seperti pada tahun 60an tidak terulang di NTT,” jelasnya. (ota)







