Serentak semua peserta menjawab “Bisaaa….”
Profesor Bernadete, yang akrab dengan panggilan Ona, juga membagi ilmu dan keterampilan beternak dan bertani. Dia meyakinkan para peserta bahwa memelihara ternak itu tidak sebatas memberi makan. Seperti manusia, ternak piaraan juga mempunyai kepekaan dan perilaku tertentu yang mesti dipahami.
“Tahu seperti apa babi atau ayam stres. Tahu seperti apa babi sakit?” Tanya perempuan asal Waiklibang itu.
Para peserta hanya diam dan hening. “Kita mesti tahu seperti ternak kita stres. Kalau lihat ayam menarik nafas cepat-cepat, apa yang terjadi dengan ayam? Itu ayam lagi kepanasan dan haus. Dia stres karena panas dan haus,” katanya memberi contoh.
Para peserta mengaku mendapat banyak ilmu dan keterampilan praktis bagaimana memelihara ternak.
Usai mendengar materi pada hari pertama, tiga hari berikutnya diisi dengan kunjungan dan praktek lapangan di tiga lokasi, yakni Desa Tapobaran, Kecamatan Lebatukan, Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, dan Desa Watodiri, Kecamatan Ileape. (den)







