Jefri juga mengimbau agar warga tetap tenang karena Pemkot Kupang saat ini tengah berupaya keras memulihkan kondisi ini. Ia berharap warga yang terkena dampak agar melaporkan diri ke RT, RW dan lurah agar mempercepat proses pendataan.
Terkait laporan adanya oknum pengusaha yang menaikkan harga BBM dan material bahan bangunan yang cukup meresahkan masyarakat, Jefri berjanji jajarannya akan segera menindaklanjuti dan menertibkan secepatnya.
Dalam arahannya pada rakor itu, Jefri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI-Polri, PLN dan instansi lainnya yang telah membantu Pemkot Kupang dalam hal ini BPBD dalam proses pemulihan pasca cuaca ekstrim akibat badai siklon seroja yang menerjang sejumlah wilayah di NTT termasuk Kota Kupang sejak Jumat tanggal 2 hingga Senin 5 April lalu.
Jefri meminta jajarannya agar terus bersinergi dengan TNI-Polri dan mitra Pemkot lainnya dalam upaya memulihkan fasilitas umum dan pemukiman warga yang rusak akibat diterjang badai.
“Pemkot agar terus bersinergi dengan TNi-Polri dan mitra kerja kita lainnya untuk bantu pemulihan infrastruktur yang rusak,” ujarnya.
Sebelumnya, Jefri telah menginstruksikan agar seluruh ASN Pemkot ikut melaksanakan kegiatan kerja bakti mulai, Selasa (6/4/2021) hingga Jumat (9/4/2021).
Tapi menurut pengamatannya, belum semua ASN terlibat, meskipun ia memaklumi ada ASN yang turut terdampak akibat bencana alam, namun dirinya meminta kepedulian ASN yang kondisinya sudah normal agar terlibat dalam kerja bakti di ruas-ruas jalan yang masih terdapat sisa-sisa pohon tumbang berserakan.







