BETUN kabarntt.id—Warga Desa Saenama, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) boleh menarik nafas lega. Penantian panjang sejak Indonesia merdeka akan penerangan listrik mulai terjawab sekarang.
Sekian lama sejak negeri ini merengkuh kemerdekaan, Desa Saenama tetap gelap gulita. Warga memendam lama kerinduan akan lampu listrik. Tiang dan kabel sudah terpasang.
Tetapi baru sekarang kabel itu mengalirkan arus listrik hingga ke Saenama. Saat ini petugas PLN sedang memasang meteran listrik di rumah-rumah warga.
Penjabat Kepala Desa Saenama, Brinsyna Elfrida Klau, kepada kabarntt.id, Selasa (27/10/2020), membenarkannya.
Elfrida mengatakan, sekarang di Desa Saenama sementara ada pemasangan Listrik dari rumah ke rumah.
Elfrida melukiskan kerinduan warganya akan penerangan listrik. Sejak lama Desa Saenama gelap gulita. Masyarakat hanya memandang tiang dan kabel yang terpasang sepanjang jalan sehingga tampak seperti kampung tak berpenghuni.
“Tapi sekarang sudah terpasang listrik di 60-an rumah dan sudah mulai tampak perkampungan yang hidup karena masyarakat sudah bisa jalan dengan aman saat malam hari,” tutur Ida, panggilan Elrida yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malaka ini.
Secara terpisah Kepala Bapeda Malaka, Remigus Asa, S.H mengatakan, dari total 127 desa di 12 kecamatan di Malaka, rata-rata jaringan listrik sudah masuk.
Kebutuhan akan listrik, jelas Asa, secara umum sudah ada jaringan masuk ke desa masing-masing dan sebagian sudah terpasang listrik di rumah-rumah.







