Kegiatan ini menjadi simbol solidaritas sekaligus bentuk nyata dari komitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak di NTT.
“Kami berharap bahwa aksi ini dapat menggugah kesadaran publik untuk tidak tinggal diam terhadap kekerasan seksual yang semakin meningkat, khususnya di NTT. Kami juga meminta agar pemerintah, aparat kepolisian, dan seluruh pihak terkait segera mengambil langkah tegas memberikan hukuman serta memberikan rasa aman bagi seluruh perempuan dan anak di NTT,” ujar Ketua Forum Perempuan Diaspora NTT Jakarta, Sere Aba.
Forum Perempuan Diaspora NTT Jakarta berharap kegiatan ini dapat mendorong terciptanya perubahan yang lebih baik, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersuara dan bergerakmelawan kekerasan seksual di seluruh Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur. (*/den)






