Oleh Pater Kons Beo, SVD
Bacaan I Hosea 14:2-10
Mazmur Tanggapan Mzm 81: 6c-8a.8bc-9.10-11ab.14.17
Ref: “Akulah Tuhan, Allahmu, dengarkanlah suaraKu.”
Injil Markus 12: 28b-34
“Dengarlah hai orang Israel, Tuhan Allah kita itu Tuhan Yang Esa..”
Markus 12:29
(Audi Israel, Dominus Deus tuus, Deus unus est)
Kawan ku…
Inti dari semua daya hidup adalah Kasih. Bahkan Yesus memberi amanat tegas untuk para pendengarNya: “Kasihilah…..”
Kawan ku….
Yesus ingatkan pula: Untuk dapat mengasihi dengan baik, benar dan penuh sukacita maka ‘telinga dan hati itu mesti terarah pada Kata – Suara dari Tuhan sendiri. Yesus menarik perhatian siapapun untuk ‘mendengarkan…’
Kawan ku…
Tuhan itu Esa dalam Bapa – Putera dan Roh Kudus. Demi menggapai BAPA, maka dengarlah Kata – Suara Sang Anak. Dan mari kita berseru pula demi hadirnya kuasa Allah Roh Kudus, yang meneguhkan, yang menuntun kepada pengertian.
Kawan ku…
Untuk dapat mengasihi Tuhan Allah dan mencintai sesama, kita memang mesti ‘mendengarkan.’ Kita bisa gagal dalam mengasihi, sebab kita kesulitan dalam ‘mendengarkan.’
Kawan ku….
Terdapat sekian banyak sesama yang unggul dan terhormat dalam kata dan peri hidup mereka. Tidak kah Tuhan membiarkan kita untuk mendengarkan dan memaknai hidup mereka?
Kawan ku…
Tuhan serukan, “Dengarlah hai Israel..”
Terbanyak aku hanya dengarkan pikiran dan kehendak hatiku sendiri. Dan tanpa disadari aku sebenarnya sedang dalam cobaan ‘mempertuhankan’ sekian banyak mau-mau ku. Aku memang mesti lebih banyak belajar mengasihi Tuhan. Aku pun mesti belajar mengasa kesadaranku. Demi mengasihi sesama. Setulusnya…







