Renungan Harian Minggu 2 Maret : “Pohon Buah-buah Baik” (Lukas 6:39-46)

bb49ee3cfe72b44b80dfe5de64178d55859a8565c96a60c16eda65689ba1b870.0

Oleh Pater Kons Beo, SVD

Kawan ku…..
Cita-cita ziarah hidup itu: ‘menjadi baik, menuju kebaikan.’ Kita berikthiar agar jadi orang baik.
Jadi orang baik?

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Iya, kawan ku…
Orang baik itu kokoh dalam dirinya. Dia tahan banting dalam badai zaman. Orang baik itu juga punya mata hati solider. Ia bagaikan pohon yang bercabang demi harapan bagi kesejukan hidup sesama. Dan orang baik itu pun terlebih miliki aura kehidupan yang berakar. Bagai pohon yang berakar dalam dan menghidupkan.

Kawan ku…
Siapapun dipanggil untuk jadi pohon yang baik. Semuanya agar dapat hasilkan buah-buah yang baik!
“Anda yakin diri sebagai orang baik atau sebaliknya?” Kata Putra Sirakh, dunia akan mengukurmu dalam cara dan isi bicaramu (cf Sirakh 27:6-7).

Kawan ku….
Yakin kah kita bahwa kita adalah buah-buah yang baik? Rasul Paulus tunjukan syarat agar kita dapat yakini diri sendiri sebagai buah-buah yang baik.

“…berdirilah teguh, jangan goyah dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia” (1Kor 15: 54 – 58).

Kawan ku…
Tentu kita tak cuma berangan, tapi juga bertarung agar “pohon diri kita, pohon kebersamaan kita: keluarga dan komunitas, pohon kebertetanggaan kita, serta lingkungan sungguh jadi “pohon yang baik agar dapat tampakan dan hasilkan buah-buah kehidupan yang baik.”

Kawan ku…
Agar hasilkan buah-buah yang baik, setidaknya ‘mari jaga dan sehatkan kata-kata kita, mari kita rawat tutur-lisan kita, mari kita atur mimik kita berucap. Semuanya sepantasnya bernafaskan Kasih, Sukacita dan Harapan!

Pos terkait