Renungan Harian Rabu, 12 Maret 2025

IMG 20250303 WA0007

Iya, ‘Tuhan sudah terpancing dalam amarahNya.’

Kawan ku..

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Akuilah bahwa kita banyak kali tak sejuk dengan sesama. Betapa kita, sadar atau tidak, menyebabkan sesama terluka karena sikap dan ucapan kita yang tak merdu serta merendahkan. Kita dipanggil pula untuk rendah hati menyesal dan mohon pengampunan.

Tetapi juga, kawan ku…

Sekiranya ada saudaramu yang ‘tak sedap dan tak tertib’ kata dan tindakan padamu, maka kau tetap dipanggil untuk mengampuni. Apalagi jika saudaramu, sesamamu itu ungkapkan hati penuh sesal. Karena itulah…

Kawan ku….

Segeralah batalkan, gugurkan dan hilangkan semua rancangan untuk satu pembalasan. Apalagi untuk satu pembalasan maut. Bagaimana pun, ku hanya ingin bertanya sederhana padamu,

‘Ketika seterumu, lawanmu, orang yang tak kau kehendaki dan tak punya tempat di hatimu alami tak jelas dan tak beruntung nasib, ia hadapi sakit dan derita, alami kesulitan hidup dan segala hal yang tak sedap, masih mungkin kah kau bakal enteng berucap”Kapok! Rasakan.” Dan kau pun ringan tersenyum puas?

Yang macam begini, tentu amatlah mengerikan, kawan ku! Sungguh teramat jauh dari primat Kasih dan sumber Pengampunan dalam Tuhan yang tersalib.

Sudahlah kawanku…! Berhentilah bicara dan mencari-cari siapa-siapa yang pernah membuatmu terluka, sakit, dan yang menyebabkanmu ingin tampil angker penuh dendam amarah. Orang yang mulia hati pasti ingin menggapai kembali sekian banyak kebaikan Tuhan. Kawan ku, Tataplah kembali pertolongan dari siapapun sesama yang membuatmu selalu berharap di dalam hidup ini. Kuberharap kau mengerti. Dan tentang ini semoga kita tak sedang berilusi, kawan ku…

Pos terkait